Naskah itu menunggu lampu hijau dari waktu. Ia memuat misteri tentang mengapa seorang penyair besar menunda karyanya begitu lama.
Warta Suku Sastra
Menyajikan kabar terbaru seputar sastra, seni, kebudayaan, informasi kompetisi, serta agenda komunitas sastra tanah air.
Naskah itu menunggu lampu hijau dari waktu. Ia memuat misteri tentang mengapa seorang penyair besar menunda karyanya begitu lama.
Pengendapan dan riset adalah proses penting untuk mentransformasi perasaan menjadi karya fiksi yang layak diterbitkan.
Honorarium kecil, pajak, dan biaya-biaya lain menggerogoti dompet sebagian besar dari mereka sehingga upah menulis karya sastra sulit diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Ternyata persoalan perluasan sastra ke dunia global tidak semata-mata persoalan pusat dan pinggiran atau daerah dan ibu kota, tapi bagaimana kita bisa mengakses informasi yang lebih terbuka melalui internet.
Komunitas sastra tidak hanya bergiat dengan menulis dan mengapresiasi karya sastra, tetapi juga merawat dan melakukan peremajaan terus-menerus, tidak hanya anggota tetapi juga gagasan.
Sastra tidak berhenti pada teks, tetapi bisa melintas ke karya lain semisal film dan seni rupa.
Pada setiap tahun akademik baru, selalu ada satu atau dua mahasiswa yang masih bersedia menghidup-hidupinya di kampus. Mereka, ketiga pembicara itu, adalah di antaranya.
Rangkaian silent reading cukup simpel: duduk, perkenalan, membaca, lalu pulang.
Menutup tidak artinya Festival Sastra Yogyakarta ini berhenti hanya sampai tahun ini. Tapi, justru ini menjadi awal untuk festival-festival seperti ini selalu ada.