Dan pertunjukan itu hanyalah satu dari beberapa rangkaian acara dalam Peluncuran Buku “Menolak Hening: Memoar Cinta dalam Keluarga” pada Sabtu (26/9).
Warta Suku Sastra
Menyajikan kabar terbaru seputar sastra, seni, kebudayaan, informasi kompetisi, serta agenda komunitas sastra tanah air.
Dan pertunjukan itu hanyalah satu dari beberapa rangkaian acara dalam Peluncuran Buku “Menolak Hening: Memoar Cinta dalam Keluarga” pada Sabtu (26/9).
Yang perlu dipertajam bukan apa yang diceritakan, melainkan bagaimana menceritakan sebuah cerita.
Di pertemuan ketiga ini, kedua pendamping lebih banyak memberikan perhatian dan saran untuk aspek bahasa dan narasi. Namun, ada juga peserta yang mendiskusikan aspek substansi.
Saya merasa makin kalah. Saya mengaku kalah telak soal serius dalam belajar dibandingkan hadirin kelas menulis hari ini.
Hari ke-1 ini dirancang untuk membuka cerita tentang resiliensi para peserta dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus. Duet narasumber Pak Broto dan Kak Icha melakukannya dengan cara yang fun: peserta diminta membuat karya kerajinan.
Delapan hari di Embung Giwangan, apakah seperti tujuh hari dalam kisah penciptaan? tanyamu dalam hati. Hati yang tak pernah menerima hosti pada hari Minggu sebelumnya hingga Minggu sore…
Sebelum Anda baca tulisan ini, coba pikirkan dulu: apakah air minum tetap dinamakan air minum ketika sudah keluar dari botol dan masuk ke comberan? Mungkin tidak, tapi mungkin…
Apa yang terpikir ketika mendengar kata Madura? Mungkin karapan sapi, carok, keras, atau masyarakat yang sangat religius. Penanda-penanda ini begitu lekat sehingga kerap menjadi yang pertama terlintas ketika…
Mau tak mau, FSY tahun ini harus selesai. Itu terjadi saat bintang-bintang bertelekung pepohonan. Langit menyisakan nila yang mahaluas, dan hanya bulan purnama di sana yang bergulat dengan…