Sebuah Upaya Menyusun Masa Kecil
June 9, 2025 · Imam Budiman
Masa kecil adalah sepeda roda tiga
kehilangan pedal dan menyaksikan
bagaimana dua manusia tidak lagi
dapat seutuhnya saling mencintai.
Masa kecil adalah sebuah jendela kamar
menghadap timur dan setiap pagi dapat
melihat matahari menyembul dari bukit
pemakaman gunung tunggal.
Masa kecil adalah fondasi kayu di tanah
rawa sarang haruan, papuyu, sapat siam
menernak diri dalam jumlah tak berbilang
—dan semua orang belajar memancing
dan meramu umpan mulai dari sini.
Masa kecil adalah meniru mata putih
undertaker, tarian absurd rikishi, satu
alis mencuat the rock, sebuah smack
yang barangkali mengantarkanmu
ke dunia serba putih di atas sana.
Masa kecil adalah sebuah laju lintasan CTR
dan pelajaran pertama meminta perlindungan
pada uka uka dengan rumus L1+R1, segitiga
kanan, bawah, kanan, atas, segitiga, kiri.
Masa kecil adalah kekesalan mengantre
rental PS 2 demi dinasty warrior dan
down hill—sedangkan dua pemain
menambah waktu satu jam lagi.
Masa kecil adalah sebuah layangan
yang benangnya tak pernah melewati
pohon kwini dan atap rumbia rumah kai.
Masa kecil adalah tubuh kecil yang hampir
tenggelam di sungai mahakam akibat
kekonyolan ingin menjadi pesut.
Masa kecil adalah transisi perapian
kayu bakar kepada panas kompor gas.
Masa kecil adalah pasar malam di mana
kebahagiaan anak-anak bisa pulang lebih
larut—sekaligus kesedihan seorang guru
yang bekerja sampingan sebagai badut
demi keperluan tambahan sehari-hari.
Masa kecil adalah membaca kitab suci
dan hal-hal lain yang sebenarnya ingin
sekali kaulupakan sedini mungkin.
2024
Imam Budiman kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur. Beberapa karyanya tersebar di berbagai media cetak nasional seperti: Tempo, Media Indonesia, Republika, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, Nusa Bali, Majalah Sastra Kandaga, dll. Pemenang terbaik pertama dalam sayembara cerita pendek pada perhelatan Aruh Sastra 2015 dan Sabana Pustaka 2016. Pada tahun 2017 mendapat Penghargaan Student Achievement Award, kategori buku sastra pilihan, dari Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta ia meraih beasiswa kuliah singkat Klinik Menulis Fiksi di Tempo Institute tahun 2018. Buku kumpulan puisinya: Kampung Halaman (2016) serta Salik Dakaik; Mencari Anak dalam Kitab Suci (2023). Saat ini, mengabdikan diri sebagai Guru Bahasa dan Sastra Indonesia serta Ketua Tim Perpustakaan—Literasi Pesantren Madrasah Darus-Sunnah Jakarta.
Baca Biografi Selengkapnya →