Puisi-puisi R. Abdul Azis
August 10, 2026 · R. Abdul Azis
Rajah Sarung Batin Kami
ya batin yang saling silang
tenun kami tiada hilang
simpul menahan simpul erat anyam
lelaku tak cuma riam
tiada sekat
selapis selapis tak tercekat
tangan leluhur menari langgas
pola berdenyut tak pupus lekas
sarung pun terhampar
sarung kami menggelar
dan di akhir nyawa yang utuh
kami rangkum tak terjenuh
ya batin yang saling silang
kami tenun nasib nan malang
2025
Jampe Tanah Kami
ya tanah ya segala sudah
ini nyeri pendam sendiri
diam diam kami menanti
jemari Allah yang sunyi
dan saudara seari
juga saudara sekubur nanti
serempak tangan menggali-gali
menyemai doa-doa bumi
2025
Origami
melipat dunia yang kejam
yang malang yang buram
aku mengeja gema ledakan
dan tangis anak belian
tiada lagi rabi
dan muskil cinta ini
tak ada apostel
tak ada lembut pastel
hanya tinggal origami
hanya selembar merpati
2025
Setelah Hari Itu
— Ngabdulkamit Erucokro
setelah hari itu
gerimis pun menegur
masa kecilmu
ingatan yang tugur
mereka tahu
segala yang tak diberitahu
kehilangan lebih berharga
dari mendapatkan
dan puisi
tak suci tak abadi
adalah sedikit damai
yang permai
2025
R. Abdul Azis
Penulis lepas. Telah menerbitkan kumpulan cerpen “Situasi yang Tak Menyenangkan” (2018), dan kumpulan puisi “Halaman Ganjil” (2022).
Baca Biografi Selengkapnya →