Lewati ke konten

Interpretasi Lain Lagu Kasih Ibu

June 9, 2025 · Imam Budiman

Interpretasi Lain Lagu Kasih Ibu

Hanya memberi, tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia…

Kasih sayang ibu, yang hangat sekaligus dingin
adalah warung madura yang selalu melayani 
dua puluh empat jam—dengan cinta yang 
tersusun pada etalase sebelum kiamat tiba. 

Kasih sayang ibu bukanlah es kepal milo
atau kapucino cincau yang tiba-tiba ramai 
oleh antrean mahasiswa fomo dan lenyap 
tanpa kabar tiga bulan kemudian. 

Kasih sayang ibu tak sama kasih bapak 
yang seperti loper koran; kedaluwarsa 
dan terpaksa kehilangan penghasilan 
ketika mesin-mesin digital bekerja 
membawa informasi hari ini.

2024

I
Tentang Penulis

Imam Budiman

Lahir di Samarinda

Imam Budiman kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur. Beberapa karyanya tersebar di berbagai media cetak nasional seperti: Tempo, Media Indonesia, Republika, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, Nusa Bali, Majalah Sastra Kandaga, dll. Pemenang terbaik pertama dalam sayembara cerita pendek pada perhelatan Aruh Sastra 2015 dan Sabana Pustaka 2016. Pada tahun 2017 mendapat Penghargaan Student Achievement Award, kategori buku sastra pilihan, dari Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta ia meraih beasiswa kuliah singkat Klinik Menulis Fiksi di Tempo Institute tahun 2018. Buku kumpulan puisinya: Kampung Halaman (2016) serta Salik Dakaik; Mencari Anak dalam Kitab Suci (2023). Saat ini, mengabdikan diri sebagai Guru Bahasa dan Sastra Indonesia serta Ketua Tim Perpustakaan—Literasi Pesantren Madrasah Darus-Sunnah Jakarta.

Baca Biografi Selengkapnya →
Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.