Lewati ke konten

Alap-Alap Kawah

April 9, 2025 · Yana Risdiana

Alap-Alap Kawah

: buat Chris dan Kim Skipper

Di atas katedral itu, kini ia punya
sarang yang hangat, sambil mendengar
lonceng masa depan untuk anak-anaknya.

Di hadapannya, si jalak terbaring kaku 
dengan perut robek. Sebuah perjamuan keren 
setelah bosan berhari-hari berlauk serangga 
hambar atau kelelawar berasa jamur.

Ia tahu, si elang merah terus berputar-putar 
di atas menara. Berharap perjamuan itu 
menjadi miliknya. Pilihan yang memaksa,
namun harga diri bukan segala-galanya 
di angkasa luas, kecuali kau menukik 
secara gila menuju kematian tanpa 
sebuah sarapan lezat lebih dulu.

Si jalak akhirnya dipersembahkan 
di atas menara itu dan si elang merasa 
menang tanpa tanding. Tapi, ia kehilangan 
laku waspada ketika si alap-alap betina 
nekat memburu lehernya dari arah 
tak terduga.

Si jalak jatuh di belakang tumitku.
Aku balik badan dan mengarahkan
fokus kamera, mencari leher yang patah
di seberang rasa lapar ini.

2024

Y
Tentang Penulis

Yana Risdiana

Lahir: Bandung, -

Yana Risdiana, lahir di Bandung. Larik-Larik dari Jurus Dasar Silat Cimande (Inboeku, 2018) merupakan kumpulan puisi tunggal pertamanya dan masuk nominasi 20 Buku Puisi terbaik Sayembara Buku Puisi HPI 2018 dan memperoleh Anugerah Pustaka Terbaik 2019 (juara II) untuk kategori puisi. Kini berdomisili di Bandung.

Baca Biografi Selengkapnya →
Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.