Puisi-puisi Salman Alade
July 21, 2026 · Salman Alade
Kamus Kecil tentang Kehilangan
pulang (kata kerja),
tiba di tempat yang sama
tapi menemukan
bahwa kau sudah tidak ada
di definisi lamanya.
rindu (kata benda)
benda yang tidak punya
tempat penyimpanan resmi.
biasanya ditemukan
di bawah sternum,
di antara dua napas
yang tidak sempat selesai.
lupa (kata kerja)
bukan kehilangan memori.
tapi keputusan kecil
yang dibuat tubuh
agar bisa terus berjalan
tanpa tersandung
di setiap langkah.
selesai (kata sifat)
kondisi yang selalu
lebih dulu diucapkan
daripada dirasakan.
lihat juga: pura-pura.
baik-baik saja (frasa)
jawaban yang lahir
sebelum pertanyaannya
selesai diucapkan.
antonim: jujur.
contoh penggunaan:
“aku baik-baik saja”
diucapkan rata-rata
empat kali sehari
oleh orang yang tidak baik-baik saja.
Yang Tidak Sempat
kita selalu bilang nanti
sampai nanti menjadi
satu-satunya hal
yang benar-benar kita tepati.
Kebiasaan Orang yang Tidak Kemana-mana
setiap pagi ia membuka jendela yang sama. bukan karena pemandangannya berubah, tapi karena ada kemungkinan kecil yang selalu ia sisakan: bahwa hari ini, sesuatu yang berbeda akan lewat.
ia hafal bunyi langkah tetangganya. jam berapa kucing di gang sebelah menangis. kapan pedagang sayur membelok. semua itu bukan pengetahuan, itu adalah cara bertahan hidup bagi orang yang tidak punya tempat yang ingin dituju.
di mejanya ada cangkir kopi yang sudah dingin. ia tahu itu. tapi membiarkannya karena menghangatkan ulang terasa seperti mengakui bahwa waktu memang sudah terlalu jauh berlalu.
seseorang pernah mengajaknya pergi. ia bilang, “nanti.” nanti itu tidak pernah datang. atau sudah datang, tapi ia sedang di depan jendela dan tidak melihatnya lewat.
malam ini ia menulis sesuatu di secarik kertas. melipat empat kali. menaruhnya di laci. laci itu sudah penuh dengan secarik-secarik lainnya yang juga dilipat empat kali. tidak ada yang pernah dibuka lagi.
besok pagi ia akan membuka jendela yang sama. karena kemungkinan kecil itu masih ada. dan selama masih ada, ia akan terus berdiri di sana, orang yang tidak kemana-mana, tapi selalu siap berangkat.
Sisa
kau tidak meninggalkan banyak. hanya kebiasaan-kebiasaan kecil yang tidak tahu bahwa kau sudah pergi.
aku masih membeli dua cangkir. pelan-pelan belajar meminumnya sendiri. ini bukan kesetiaan, ini keterlambatan.
bekasmu tidak di foto atau surat. tapi di cara aku meletakkan sendok. di sisi kasur yang tetap rapi. di diam yang berbeda bentuknya dari diam yang dulu.
kehilangan tidak datang sekaligus. ia mencicil. dan aku yang mengangsur, tanpa tahu kapan lunas.
