Di udara yang belum seberapa terik proses pun mulai. Seorang laki-laki melangkah pelan dari tempat parkir motor Grhatama Pustaka. Dari penampilannya orang tak akan salah menduga: sarung dan…
Warta Suku Sastra
Menyajikan kabar terbaru seputar sastra, seni, kebudayaan, informasi kompetisi, serta agenda komunitas sastra tanah air.
Di udara yang belum seberapa terik proses pun mulai. Seorang laki-laki melangkah pelan dari tempat parkir motor Grhatama Pustaka. Dari penampilannya orang tak akan salah menduga: sarung dan…
Menjadikan ribuan buku dalam satu genggaman, karena di dalamnya kita siapkan rak digital, yang bisa dibaca di mana pun dan kapan pun.
Banyak sejawat kantor juga mengalami hal serupa. Kawan-kawan saya tampak tidak memiliki gairah menjalani hidup. Saya bahkan pernah tak lagi menikmati menulis.
Agaknya memang betul apa yang dikatakan Virginia Woolf dalam buku Memikirkan Kata. Menulis merupakan salah satu dari hal-hal yang paling rumit yang dilakukan oleh manusia.
Globalisasi bukan lagi monopoli Barat, demokrasi punya banyak wajah, prasangka sering lebih gaduh daripada kenyataan, dan luka sejarah bisa menjelma menjadi tenaga untuk menguasai dunia.
Begitulah. Dahsyat sekali, saya kira, Genk Kobra ini. Lagu-lagunya mampu menyihir orang-orang sehingga terhanyut dan ikut berjoget.
Telah cukup lama ia absen dari produksi pertunjukan, dan malam itu mungkin ia bisa menemukan inspirasi ketika tiba saatnya untuk berakting lagi.
Horor pembatasan informasi itu telah memicu lahirnya konsep perpustakaan tanpa dinding (library without borders) yang baru saya tahu usai mendengar percakapan tiga pembicara gelar wicara di panggung utama Jogja Book Fair (JBF) di serambi Grhatama Pustaka.
Jika Orwell mengambil hewan-hewan peternakan seperti babi, kuda, kambing, dan sapi, Ratih mengambil dunia serangga. Ratih melihat ada begitu banyak kesamaan antara manusia dan semut, terutama pada struktur sosialnya.