Limaran, Suatu Malam
April 17, 2025 · Zakiyyatul Fuadah
sebatang rokok yang kau sulut pelan-pelan dalam hening tak akan mampu mengusir kesedihan tentang di mana bening matanya dan matamu pergi setelah perpisahan itu tiba.
memang selalu ada yang tak enak ketika merelakan adalah satu-satunya jalan mengakhiri penderitaan.
di luar jendela, bulan telah beringsut. malam makin kusut. sedang pada dadamu, luka kelewat bersungut. maka, yang mungkin kau lakukan setelahnya adalah melupakan.
kemudian kau tersentak pada dingin kopi yang kau abaikan sejam lalu, juga batang rokok yang memendek. apa makna dari semua ini, tanyamu tanpa suara lagi.
Yogyakarta, 2025
Zakiyyatul Fuadah lahir di Purworejo. Mahasiswi Sastra di Unsoed Purwokerto. Menulis puisi dan beberapa ulasan sastra di berbagai media cetak dan online. Saat ini bertempat tinggal di Yogyakarta sambil merampungkan buku puisi perdananya.
Baca Biografi Selengkapnya →