Peristiwa
Buka Bersama Suku Sastra dan Sarkem
October 18, 2017 · Fairuzul Mumtaz

Sederhana: tertawa ternyata mengampuni bentuk perut yang sudah tidak rata, ingatan yang compang-camping, dan masa lalu sebagai komedi garing. Kalau kami berkaca pada kamera, artinya tidak ingin mengulangi apa yang dilakukan oleh Narcissus. Ia tenggelam di air, kami berenang dalam suka cita. Maturnuwun, sedulur. (Joko Gesang Santoso)
F
Tentang Penulis
Fairuzul Mumtaz
Ketua Komunitas Sastra Suku Sastra ini adalah penulis, jurnalis, novelis, editor, pembaca puisi, dan akademisi sastra dan budaya. Aktif di berbagai kegiatan sastra dan literasi.