Lewati ke konten

Dongeng Cerita Rakyat Nigeria: Kura-kura dan Gadis Cantik

October 12, 2026 · Anonim

Sukusastra=Dahulu kala, ada seorang raja yang sangat perkasa di Nigeria. Raja ini memimpin rakyatnya dengan adil, termasuk para hewan di hutan. Di antara semua hewan, kura-kura adalah hewan yang paling bijaksana.

Raja memiliki seorang putra mahkota yang bernama Pangeran Ekpenyon. Pangeran telah dipilihkan banyak gadis untuk menjadi calon istrinya. Namun, tidak ada satu pun gadis yang berhasil memikat hati sang pangeran.

Melihat hal itu, raja membuat sebuah peraturan yang sangat ketat. Semua warga harus menyerahkan gadis tercantik di rumah mereka kepada pangeran. Jika ada yang berani menyembunyikan gadis cantik, mereka akan dihukum berat.

Sementara itu, kura-kura dan istrinya merasa sangat cemas di rumah. Mereka memiliki seorang anak perempuan yang sangat cantik bernama Adet. Mereka takut pangeran akan melihat Adet dan membawanya pergi ke istana.

Suatu hari, ketika kura-kura sedang pergi, Pangeran Ekpenyon berburu di dekat sana. Pangeran memanah seekor burung yang hinggap di pagar rumah kura-kura. Saat mengambil burung itu, pangeran tidak sengaja melihat Adet.

Pangeran langsung jatuh cinta pada pandangan pertama karena kebaikan dan kecantikan Adet. Pangeran mengajak Adet berbincang dan memintanya menjadi istrinya. Adet pun setuju karena pangeran sangat ramah.

Keesokan harinya, pangeran mengirimkan banyak hadiah kain dan makanan ke rumah kura-kura. Pangeran datang untuk melamar Adet secara resmi. Kura-kura sangat terkejut dan merasa ketakutan.

Kura-kura takut raja akan marah besar karena mereka menyembunyikan Adet. Namun, pangeran berjanji akan melindungi keluarga kura-kura dengan segenap jiwanya. Akhirnya, kura-kura setuju setelah Adet tumbuh dewasa.

Pangeran kemudian menceritakan rahasia ini kepada ibunya, sang ratu. Ratu sangat terkejut, tetapi ia ingin putranya hidup bahagia. Ratu lalu diam-diam membantu mengirimkan mas kawin tambahan kepada kura-kura.

Lima tahun berlalu, Adet kini telah tumbuh menjadi gadis yang siap menikah. Pangeran Ekpenyon memberanikan diri untuk jujur kepada ayahandanya. Raja sangat terkejut mendengarnya dan langsung mengumpulkan seluruh rakyat di pasar.

Raja meminta pengawal membawa Adet ke depan semua orang. Ketika melihat Adet, raja langsung terpesona oleh kecantikan dan kelembutan sikapnya. Kemarahan raja tiba-kira hilang berubah menjadi kekaguman.

Raja mengumumkan bahwa pilihan putranya sangat tepat. Rakyat pun bersorak gembira dan meminta raja menghapus peraturan yang kejam itu. Raja menyetujuinya demi kebahagiaan seluruh negeri.

Pernikahan pangeran dan Adet dirayakan dengan sangat meriah selama lima puluh hari. Raja memberikan hadiah setengah wilayah kerajaan kepada kura-kura yang bijaksana. Kini, keluarga kura-kura hidup bahagia dan dihormati oleh semua orang.

Pesan Moral / Hikmah Cerita

Kejujuran dan ketulusan cinta mampu mengalahkan rasa takut serta mengubah kemarahan menjadi kedamaian. Seorang pemimpin yang bijak harus mau mendengarkan aspirasi rakyatnya. Peraturan yang dibuat dengan keras kelak bisa diubah demi kebaikan dan kebahagiaan bersama dalam lingkungan yang harmonis.

Tentang Penulis

Anonim

Profil penulis Anonim.

Baca Biografi Selengkapnya →
Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.