Puisi-Puisi Lalu Ahmad Albani Atsauri
October 4, 2025 · Lalu Ahmad Albani Atsauri
Sayangku Seperti Kayu
ada kala di mana aku
menjadi keras dan kokoh
tempatmu menggantung
pot bunga lobelia dan
memasak paku tempat
bajumu terjuntai
ada masa di mana aku
menjadi lapuk dan usang
kau simpan di gudang, tapi
rapuhku tak pernah berontak
betapa usia memakan
diriku sedikit demi sedikit
ada hari di mana aku
seperti meja tua di belakang
rumahmu, kau diamkan
di tengah terik dan hujan
lumut tumbuh di sekujur
kaki dan punggungku
tapi aku tetap setia
menopang secangkir tangismu
ada waktu di mana aku
menjadi abu, teguh
menunggumu menyalakan
tungku, setelah kau bakar;
diriku.
Malang
langit agustus memanjangkan
lengan untuk memeluk
tubuh-tubuh di kota yang malang
aku sendiri hampir lupa
bagaimana sebuah pelukan
apakah ia seperti roti
hangat ketika baru keluar
dari oven? harum dan
empuk, apakah ia melingkar
seperti jalan di balai kota?
erat dan
tertib, apakah ia berupa keramaian
seperti foto calon kepala daerah?
warna-warni logo partai dan
jargon, apakah ia seperti jembatan
soekarno-hatta? banyak kaki berganti
pulang dan pergi, dingin dan
lengang, apakah ia redup
seperti lampu-lampu di
Kanjuruhan? gelap dan
sepi.
Hidup Seribu Satu Tahun Lagi
aku ingin hidup dalam
kepalamu, biar sempit
tapi setidaknya kau
memikirkanku—aku
dalam kepalamu
biar sesak, hidup mesti
begitu, harus ada yang
berani melawan sepi
tak peduli kita kalah atau menang
biar keringat itu membasuh jejak
biar jalan pulang ditumbuhi bunga
dari kepergian yang memintas.
Langit Agustus 1969
– Leila Khaled
pagi itu, sarapanku belum tersentuh, burung-burung camar di selat Inggris, mereka seperti ababil di cerita kenabian. ombak-ombak pantai berguguran meniadakan keheningan, kosong: aku & rekanku merenggut kematian sebelum ia sampai, hilang & lekas. pesawat melambai ke rumah, sepertinya ia hafal betul bahwa kepulangan adalah hal lain sebelum selesainya pembajakan (penjajahan).
Lalu Ahmad Albani Atsauri kelahiran 2002 asal Lombok Timur. Aktif menulis dan berkegiatan di Kelompok Puisi Kata Pengantar (KPKP). Sekarang sedang berdomisili di Kota Malang. Ia dapat dijumpai di akun instagram @albaniatsaury
Baca Biografi Selengkapnya →