Setelah Berjalan
April 9, 2025 · Yana Risdiana
Setelah berjalan, apakah kau akan terus berputar
atau bahkan berlari?
Lukamu belum hilang dari masa lalu. Semua orang
tahu dan tidak tenang. Mereka tak henti-hentinya
mempercakapkan yang rompong itu dan membalut
bayangan perihnya dengan omong-kosong
di waktu brifing pagi.
Kau terlihat lelah dan menunggu aba-aba berhenti
yang tak kunjung datang, kata seseorang
dari arah utara lapangan upacara.
Kepastian telah bolong. Siapa menunggu siapa
dalam barisanmu, berpulang pada si pemimpi(n)
hingga setiap diri mimpi kepalanya bakal jatuh
ke tanah keras. Mereka lupa, sungguh hanya
kaki kiri atau kanan yang perlu satu langkah
agar kisah picisan itu berakhir, dan cukup
satu seruan untuk menjejak lebih dulu
ke hamparan rata.
Dan si pemimpi(n) itu telah tertinggal jauh
di belakang. Konon ia sukar memilah mana kiri,
mana kanan, sementara saat ditanya langkahnya
yang ambigu, ia berdalih: tugas saya hanya
mendorong dari belakang.
2024
Yana Risdiana, lahir di Bandung. Larik-Larik dari Jurus Dasar Silat Cimande (Inboeku, 2018) merupakan kumpulan puisi tunggal pertamanya dan masuk nominasi 20 Buku Puisi terbaik Sayembara Buku Puisi HPI 2018 dan memperoleh Anugerah Pustaka Terbaik 2019 (juara II) untuk kategori puisi. Kini berdomisili di Bandung.
Baca Biografi Selengkapnya →