Melampaui memoar, bagi Ajeng, Jejak Tapak juga sebuah arsip kultural: dokumen hidup dari pengalaman yang tertanam dalam bahasa dan laku.
Warta Suku Sastra
Menyajikan kabar terbaru seputar sastra, seni, kebudayaan, informasi kompetisi, serta agenda komunitas sastra tanah air.
Melampaui memoar, bagi Ajeng, Jejak Tapak juga sebuah arsip kultural: dokumen hidup dari pengalaman yang tertanam dalam bahasa dan laku.
Saya gagal. Saya mengaku kalah. Saya cuma bisa ndeprok di kaki pohon bodhi. Tembang terdengar sampai sini. Mengalun, menyelisih daun-daun. … Ya Allah berikanlah selawat kepada pemimpin kami…
Mungkin kalau ibarat pepatah, satu bungkus rokok dua tiga buku terlampaui.
Generasi saat ini sudah berbeda. Pak Aziz menekankan bahwa pustakawan tidak boleh kehabisan cara menarik minat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan.
Novel-novel Mbak Okky memang konsisten pada semangat gugatan. Novel-novel itu menggugat dominasi kekuasaan yang mencengkeram kebebasan manusia.
Dalam sastra sendiri ada banyak karya yang kemudian menjadikan perempuan sebagai subjek utama, dan tidak lagi hadir hanya sebagai subjek atau taklukan.
Identitas perempuan selalu berlapis. Justru di era paling patriarkis, ketika feodalisme laki-laki berkuasa, muncul sosok-sosok hebat.
Menulis bisa menjadi sarana refleksi, menghibur diri, stress release, dan bahkan menghasilkan uang.
Mereka akan membaca puisi keras-keras dalam upaya untuk menunjukkan diri, berkompetisi, dan yang paling penting sebagai bagian panjang dari proses memahami.