Lewati ke konten

Dongeng Lelaki yang Tidak Pernah Berbohong

September 8, 2026 · Anonim

Sukusastra-Mamad adalah seorang pria yang sangat terkenal di desanya karena kejujurannya. Ia tidak pernah mengucapkan satu kata bohong pun selama hidupnya. Kabar tentang ketulusan hatinya tersebar sangat luas hingga ke telinga sang Raja.

Karena penasaran, sang Raja mengundang Mamad ke istananya. Raja ingin menguji apakah pria tersebut memang benar-benar jujur. Raja pun bertanya apakah Mamad akan terus bersikap jujur selamanya.

Mamad menjawab dengan tegas bahwa ia tidak akan pernah berbohong. Mendengar itu, Raja berpesan agar Mamad tetap menjaga sifat baiknya. Raja juga meminta Mamad untuk tinggal di istana selama beberapa hari.

Suatu pagi, Raja bersiap untuk pergi berburu dengan kudanya. Sebelum berangkat, ia menemui Mamad dan memberikan sebuah tugas penting. Mamad diminta menemui Ratu di Istana Musim Panas.

Raja meminta Mamad menyampaikan pesan kepada Ratu untuk menyiapkan pesta besar. Raja berjanji akan makan siang bersama Ratu di sana. Setelah Mamad pergi, Raja tertawa terbahak-bahak.

Raja sebenarnya tidak jadi pergi berburu dan hanya akan tinggal di istana. Ia sengaja membuat jebakan agar Mamad berbohong kepada sang Ratu. Raja ingin membuktikan bahwa tidak ada manusia yang bisa selalu jujur.

Setibanya di Istana Musim Panas, Mamad bertemu dengan Ratu. Mamad menyampaikan pesan Raja dengan sangat hati-hati dan penuh ketelitian. Ia tidak ingin mengucap kalimat yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Mamad berkata kepada Ratu bahwa mungkin Raja akan datang makan siang besok, atau mungkin juga tidak. Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu pasti apa yang dilakukan Raja setelah ia pergi. Mamad tidak tahu apakah Raja jadi berburu atau membatalkan niatnya.

Ratu merasa bingung mendengar jawaban dari pria bijak tersebut. Ia tidak mengerti mengapa Mamad memberikan jawaban yang sangat ragu. Ratu menunggu kepastian kedatangan suaminya di istana keesokan harinya.

Keesokan siangnya, Raja benar-benar datang mengunjungi sang Ratu. Dengan penuh percaya diri, Raja menceritakan bahwa Mamad telah berbohong kemarin. Raja merasa menang karena ia tidak pergi berburu seperti yang diperkirakan.

Namun, Ratu membantah tuduhan Raja dengan tenang. Ratu menjelaskan bahwa Mamad berkata dengan sangat jujur mengenai ketidaktahuannya. Mamad hanya menyampaikan apa yang ia lihat sendiri dengan mata kepalanya.

Raja akhirnya tersadar bahwa tindakannya tidak berhasil menjebak Mamad. Ia mengakui bahwa pria itu memang memiliki integritas yang sangat tinggi. Kejujuran Mamad terbukti tidak tergoyahkan oleh situasi apa pun.

Pesan Moral / Hikmah Cerita

Kejujuran adalah pondasi utama dalam membangun kepercayaan dengan sesama manusia. Berani berkata apa adanya, meskipun dalam situasi sulit, menunjukkan kematangan jiwa dan integritas diri. Kebenaran tidak memerlukan tipu muslihat untuk tetap berdiri kokoh. Menghargai fakta di lapangan adalah bentuk tanggung jawab moral yang paling nyata bagi setiap orang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Tentang Penulis

Anonim

Profil penulis Anonim.

Baca Biografi Selengkapnya →
Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.