Lewati ke konten

Kategori

Puisi

"Komposisi Sepi" (Acrylic on Canvas, 50 x 75 cm) warna dingin - Madno, 2020

Kedaton

Dwi Rahariyoso March 7, 2025
"Interdependence" (Acrylic on Canvas) - Madno, 2020

Umpak

Dwi Rahariyoso March 7, 2025
"Mengisi Kekosongan" (Acrylic on Canvas 50 x 60 cm) - Madno, 2020
Puisi · Muhammad Maulana Suryo Kusumo
February 14, 2025

Romansa di Jagat Pakeliran

o, Dewa Asmara! kau buat Janaka linglung kepala  melompat pagar pembatas, dicurinya permata raja: /mampus kau, si Maling Rupa!/

Perempuan Cibiru (Acrylic on Canvas 60 x 80 cm) - Rohmat & Madno, 2018
Puisi · Muhammad Maulana Suryo Kusumo
February 14, 2025

Malam Pagelaran

pejam mata dalam dengung perunggu dan janturan. imaji telah bekerja: dengarlah! ada taman raja yang berhiaskan bunga menur dan bunga kanigara.

Perempuan Cibiru (Acrylic on Canvas 60 x 80 cm) - Rohmat & Madno, 2018
Puisi · Muhammad Maulana Suryo Kusumo
February 14, 2025

Mengapa Namaku Karna?

dan Ibu Kunthi tetap memanggilku Suryatmaja—mengapa? apa karena hangat rahimmu pernah  menyatu dengan mani Dewa Surya?

Puisi Jalan ke Makam Ayah karya Alex R. Nainggolan. Ilustrasi: Anis Mashlihatin
Puisi · Alex R. Nainggolan
January 22, 2025

Jalan ke Makam Ayah

engkau yang kerap menimang dan berkisah tentang sebuah kampung yang tak pernah kusinggahi-- dan hanya meninggalkan bekas peta di dalam kepala. 

Puisi · Alex R. Nainggolan
January 22, 2025

Juli yang Suci

aku terus berjalan, bersamamu. melalui juli demi juli. menyimpan cahaya teduh yang kerap berjatuhan dari matamu.

Puisi Jakarta Malam Hari karya Alex R. Nainggolan. Ilustrasi: Anis Mashlihatin, acrylic on paper
Puisi · Alex R. Nainggolan
January 22, 2025

Jakarta Malam Hari

kerumunan langkah manusia. berebut ke simpang jalan, seperti mematuki pembuluh tubuhmu. di antara udara putus asa, kecemasan meronta.

Puisi · Alex R. Nainggolan
January 22, 2025

Degup Juli

di antara limbung tubuh lelah, remah amarah yang keruh. kita ingat, untuk tetap bertahan pada riuh kota, memasuki setiap simpang jalan.

Radio Malam puisi Kanya Kiarra
Puisi · Kanya Kiarra
December 12, 2024

Radio Malam

Ada ledak-ledak lagu lawas bersahutan dengan petir dan guntur, sesekali memanggil penyiar yang kabur bersama hujan.

Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.