Lewati ke konten

Dongeng Aesop : Matahari dan Angin

September 10, 2026 · Aesop

Sukusastra-Matahari dan Angin memiliki kekuatan yang sangat besar. Seluruh isi alam membutuhkan mereka berdua untuk tetap hidup. Namun, suatu hari kedua sahabat ini malah saling bertengkar.

Mereka berdua merasa menjadi yang paling kuat di bumi. Angin berkata bahwa manusia sangat menantikan kehadirannya yang sejuk. Saat cuaca terasa sangat panas, Angin mengira dialah penyelamat manusia.

Matahari langsung tertawa mendengar ucapan Angin yang sombong itu. Matahari mengingatkan bahwa Angin sering membuat badai yang sangat merusak. Badai itu bahkan bisa merobohkan rumah dan membuat banjir.

Matahari lalu memuji dirinya sendiri yang bisa menghangatkan bumi. Mereka berdua terus berdebat di atas awan tanpa ada yang mengalah. Saat sedang bertengkar, mereka melihat seorang anak manusia berjalan di desa.

Angin menantang Matahari untuk menguji kekuatan mereka pada anak itu. Siapa yang bisa membuat anak itu melepas jaketnya, dialah pemenangnya. Angin pun mendapat kesempatan pertama untuk mencoba kekuatannya.

Angin langsung meniupkan udara yang sangat kencang dan dingin. Namun, anak itu justru memeluk tubuhnya dan merapatkan jaket tebalnya. Angin pun gagal karena anak itu malah merasa semakin kedinginan.

Sekarang giliran Matahari yang menunjukkan kekuatan hebatnya kepada Angin. Matahari mulai memancarkan sinar hangat yang lama-kelamaan menjadi sangat terik. Suara tawa Matahari mengiringi udara yang mulai berubah menjadi panas.

Anak yang sedang berjalan itu merasa gerah karena sengatan Matahari. Ia segera membuka kancing jaket tebalnya lalu melepasnya dengan santai. Matahari pun tersenyum lebar karena merasa memenangkan tantangan tersebut.

Anak itu kemudian mengeluh karena cuaca yang berubah sangat cepat. Ia berharap Angin bertiup semilir dan Matahari bersinar dengan lembut. Perjalanannya pasti akan terasa jauh lebih nyaman jika mereka berdua ramah.

Matahari dan Angin terkejut mendengar keluhan jujur dari anak itu. Mereka sadar bahwa keegoisan mereka telah merugikan makhluk hidup lain. Semua makhluk di bumi ternyata membutuhkan perpaduan kekuatan mereka berdua.

Sejak hari itu, Matahari dan Angin tidak pernah bertengkar lagi. Mereka memilih untuk hidup berdampingan secara damai dan seimbang. Bumi pun menjadi tempat yang sangat indah dan nyaman untuk ditinggali.

Pesan Moral / Hikmah Cerita

Persahabatan yang sejati membutuhkan rasa saling memahami, memaafkan, dan toleransi yang besar antar sesama. Kita tidak boleh egois dengan melarang kegemaran orang lain demi kenyamanan pribadi. Alangkah baiknya jika kita membuat kesepakatan bersama yang adil agar semua pihak bisa merasa bahagia. Menghargai keunikan teman adalah kunci kedamaian.

Aesopus
Tentang Penulis

Aesop

Profil penulis Aesop.

Baca Biografi Selengkapnya →
Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.