Peristiwa
Festival Sastra Yogyakarta 2025 ditutup di Amphiteater TBEG
August 6, 2025
Semarak penyelenggaraan Festival Sastra Yogyakarta 2025 resmi berakhir pada Senin (04/09/2025). Festival yang berlangsung selama enam hari itu ditutup dengan penyampaian catatan kuratorial kepada publik dan penyerahannya kepada pihak pemerintah. Acara tersebut turut menghadirkan dramatic reading, musical storytelling, dan penampilan dari grup band The Kick di panggung Amphiteater, bagian depan Taman Budaya Embung Giwangan.
Acara dimulai tepat pukul 19.30 WIB dengan pembukaan dari MC yang kemudian disambung dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berdoa bersama secara hening. Lantas, dilanjut oleh sambutan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti S.Sos, M.M. dan Sekretaris Daerah, Ir. Aman Yuriadijaya M.M.
“Menutup tidak artinya Festival Sastra Yogyakarta ini berhenti hanya sampai tahun ini. Tapi, justru ini menjadi awal untuk festival-festival seperti ini selalu ada, dan menjadikannya lebih baik dari tahun ke tahun,” ungkap Yetti Martanti dalam sambutannya.
Fairuzul Mumtaz dan Ramadya Akmal sebagai perwakilan kurator FSY 2025 menyampaikan lima poin rekomendasi untuk penguatan ekosistem sastra berbasis komunitas di Yogyakarta sebagai catatan kuratorial. Kemudian dilakukan penyerahan simbolis buku sastra dan penyerahan catatan kuratorial dari perwakilan kurator dan IKAPI kepada pihak pemerintah.
Acara dilanjutkan dengan penampilan dramatic reading naskah berjudul “Toh” oleh Whani Darmawan, pembacaan kutipan novel “Aroma Karsa” yang dipadukan dengan musical storytelling oleh Dee Lestari dan Anis Hertami, dan ditutup dengan meriah oleh penampilan dari grup band The Kick sampai rangkaian acara berakhir pada pukul 22.00 WIB.