Kategori
Esai
Apakah benar cerpen Hamsad Rangkuti “Reuni” (1994) menisbikan kenyataan dalam cerpen “Malam Takbir” (1993)
Apa sebab Haji Sudung terkaku di rangka kasur sehingga menggoda narator untuk mewakili batin perasaan si tokoh?
melalui cerpen yang terhimpun dalam buku Teh dan Pengkhianat ini, pengarang tampaknya melayangkan kritik sosial—mengutuki para pengambil kebijakan dan penegak hukum yang menyalahgunakan wewenang demi kepentingan pribadi.
Pengambilan posisi Navis di tengah-tengah pergolakan adat dan religiositas tersebut merupakan jalan radikal. Meski demikian, momentum tersebut berubah saat humanisme dibahasakan sebagai simbolik baru yang melingkupi diri Navis.
Dalam kesenian, termasuk kesusastraan, estetika dapat mengambil bentuk lewat pertentangan dua hal yang bersatu-padu. Begitulah kira-kira, secara sederhana, pengertian estetika paradoks.
Subagio Sastrowardoyo (1924-1995) adalah seorang sastrawan serba bisa. Ia memiliki mata penyair dan kritikus. Ketika menggunakan mata penyairnya, ia telah menerbitkan beberapa buku puisi seperti Simphoni (1957), kemudian…
Pada beberapa bagian, narator tahu banyak hal tentang latar yang ingin diujicobakan pengarang sebagai dunia futuristik lengkap dengan sebab-akibat di baliknya sebagai bentuk antroposentrisme. Namun, pada beberapa hal, pengetahuan narator, sekaligus juga Stephen sebagai tokoh, cukup terbatas dan menampakkan ketidakberdayaannya (teosentris). Sehingga, yang muncul adalah tumpang tindih antara hal-hal yang pengarang ingin jelaskan sekaligus meninggalkan permasalahan yang tak selesai di waktu yang bersamaan.