Dongeng dari Rusia : Raja Pencinta Dongeng
October 17, 2026 · Alexander Afanasyev
Sukusastra-Dahulu kala, ada seorang raja yang sangat suka mendengarkan cerita dongeng. Istana memiliki seorang pendongeng khusus yang bertugas menghibur raja setiap hari.
Lama-kelamaan, sang pendongeng kehabisan ide cerita baru. Raja kemudian membuat sebuah sayembara yang sangat menarik.
Raja berjanji akan menikahkan putri cantiknya dengan pemenang sayembara. Syaratnya, orang tersebut harus membawakan dongeng indah yang belum pernah didengar raja.
Banyak orang berdatangan ke istana untuk mengikuti sayembara tersebut. Sayangnya, tidak ada satu pun cerita yang berhasil memikat hati sang raja.
Di tempat lain, hidup seorang pemuda miskin yang selalu kekurangan. Warga desa sering mengejek dan menyuruhnya ikut sayembara tersebut.
Awalnya warga hanya bercanda untuk menghina pemuda itu. Namun, pemuda jujur itu malah menanggapinya dengan sangat serius.
Ia memutuskan untuk pergi ke istana kerajaan. Pemuda itu hanya ingin berjalan-jalan dan menikmati makanan gratis di sana.
Sesampainya di istana, raja menyambut pemuda berpakaian tambalan itu dengan heran. Raja menanyakan tujuan kedatangan sang pemuda ke istananya.
Pemuda itu menjawab bahwa ia ingin mengikuti sayembara. Namun, ia meminta izin untuk makan terlebih dahulu karena sangat lelah.
Raja merasa kasihan lalu segera menyajikan makanan yang sangat lezat. Raja sempat ragu jika pemuda miskin ini menjadi menantunya.
Setelah kenyang, pemuda itu mulai menceritakan kisah hidupnya yang sulit. Ia bercerita tentang perjuangannya mencari makan dan tempat tinggal.
Raja sangat tersentuh mendengar kisah nyata kehidupan pemuda tersebut. Kisah itu terasa sangat unik dan belum pernah didengar oleh raja.
Meskipun menyukai ceritanya, raja tetap merasa bingung untuk menikahkan putrinya. Pemuda itu segera menenangkan raja dengan sopan.
Ia berkata bahwa ia tidak ingin menikahi putri raja. Ia hanya ingin bekerja di istana agar tidak kelaparan lagi.
Raja sangat kagum dengan kemuliaan hati pemuda miskin tersebut. Raja akhirnya mengangkat pemuda itu menjadi pendongeng resmi istana.
Kini, kehidupan sang pemuda telah berubah menjadi sangat sejahtera. Tetangga dan warga desa tidak pernah mengejeknya lagi.
Kisah ini memberikan pesan bahwa kejujuran dan ketulusan hati selalu mendatangkan kebaikan bagi diri sendiri maupun orang lain. Kita tidak perlu berpura-pura menjadi orang lain yang kaya demi mendapatkan pujian atau keuntungan. Kerja keras dan keberanian untuk menyampaikan kebenaran akan selalu dihargai tinggi. Hargailah setiap kesempatan dengan sikap yang rendah hati dan penuh rasa hormat kepada sesama makhluk hidup.
Alexander Afanasyev
Profil penulis Alexander Afanasyev.
Baca Biografi Selengkapnya →