Lewati ke konten

Dongeng Dari India : Keledai yang Ingin Bernyanyi

September 20, 2026 · Anonim

Sukusastra-Seekor keledai tampak sedang sibuk di padang rumput pada pagi hari. Rumput di sekitarnya masih tampak sangat segar dan basah oleh embun. Anehnya, keledai itu sama sekali tidak memakan rumput hijau yang ada di depannya.

Ia hanya menempelkan hidungnya dan mengendus-endus ujung rumput tersebut. Keledai itu terus melakukan hal aneh tersebut hingga matahari terbit tinggi. Embun pagi yang sejuk pun perlahan-lahan mulai menguap dan mengering.

Meskipun tinggal di tempat yang penuh makanan, tubuh keledai itu sangat kurus. Tulang-tulang di badannya terlihat menonjol karena kekurangan nutrisi yang cukup. Keledai itu bahkan sering berdiri dengan kaki yang gemetar karena lemas.

Beruntung sekali, ada seorang petani yang sangat baik hati lewat di sana. Petani itu merasa iba melihat kondisi si keledai yang memprihatinkan. Ia lalu membawa hewan malang tersebut ke rumahnya untuk dirawat.

Petani itu mengira bahwa si keledai sedang mengalami sakit gigi yang parah. Oleh karena itu, ia mencoba bertanya langsung kepada keledai tentang kondisinya. Keledai itu kemudian menjawab bahwa musiklah yang membuatnya menjadi seperti ini.

Jawaban tersebut tentu saja membuat sang petani menjadi sangat bingung dan penasaran. Keledai menjelaskan bahwa ia setiap hari mendengarkan suara jangkrik yang sangat merdu. Ia sangat ingin bisa bernyanyi indah seperti jangkrik-jangkrik itu.

Keledai berpikir bahwa jangkrik bisa bernyanyi karena hanya meminum embun di pagi hari. Oleh karena itu, keledai meniru kebiasaan tersebut dan menolak memakan rumput segar. Ia berharap suaranya yang parau bisa berubah menjadi sangat merdu.

Petani itu tersenyum mendengar cerita polos dari hewan peliharaan barunya tersebut. Petani segera mengambil seikat rumput segar dan menyodorkannya ke mulut keledai. Keledai sempat menolak, namun akhirnya mau mengunyah rumput itu karena lapar.

Petani kemudian menjelaskan bahwa setiap makhluk hidup diciptakan dengan keunikan masing-masing. Keledai tidak akan pernah bisa menjadi jangkrik meskipun menirunya sampai kapan pun. Tugas keledai adalah menjadi dirinya sendiri yang kuat dan berguna bagi sesama.

Mendengar nasihat bijak dari petani, keledai itu akhirnya mulai sadar dan mengerti. Ia berjanji akan rajin makan agar tubuhnya kembali sehat dan kuat. Keledai itu kini bersyukur dengan suara aslinya dan tidak ingin bernyanyi lagi.

Pesan Moral / Hikmah Cerita

Menghargai diri sendiri adalah kunci kebahagiaan sejati dalam menjalani kehidupan yang indah ini. Kita tidak perlu meniru orang lain secara berlebihan hingga merugikan diri sendiri. Setiap makhluk memiliki bakat dan keunikan khusus yang sangat berharga untuk disyukuri. Fokuslah pada kelebihan yang kita miliki untuk membantu sesama.

Tentang Penulis

Anonim

Profil penulis Anonim.

Baca Biografi Selengkapnya →
Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.