Pengambilan posisi Navis di tengah-tengah pergolakan adat dan religiositas tersebut merupakan jalan radikal. Meski demikian, momentum tersebut berubah saat humanisme dibahasakan sebagai simbolik baru yang melingkupi diri Navis.
Profil Tokoh & Penulis
Marisa Santi Dewi merupakan seorang peneliti independen dalam kajian sastra. Ia juga berprofesi sebagai editor di Jurnal Poetika: Jurnal Ilmu Sastra 2023-sekarang dan Editor in Chief pada jurnal Cr!ses on Languages & Literature [CILL] 2024-sekarang. Pada tahun 2023 hingga saat ini, ia menjadi Personal Assistant Professor di Universitas Gadjah Mada. Tulisan-tulisannya bisa dibaca di Google Scholar bit.ly/GooglescholarMarisasantidewi.