Tidak adil rasanya kalau mengadili Idulfitri generasi Z dengan Idulfitri generasi milenial—apalagi boomer.
Arsip
Tidak adil rasanya kalau mengadili Idulfitri generasi Z dengan Idulfitri generasi milenial—apalagi boomer.
Kesamaan pilihan bentuk itu mengokohkan keyakinan kami bahwa kritik sastra masa kini harus didekatkan kepada publiknya, yaitu pembaca sastra Indonesia–pada semua spektrum jenis dan gaya bahan bacaan. Esai lebih lentur dan kurang intimidatif ketimbang, katakanlah, skripsi atau tesis yang angker.
Han Kang mengajak pembacanya untuk tetap berpikir jernih tentang trauma dan, tanpa dinyatakan secara eksplisit, mencari cara untuk mencegah timbulnya kembali kejadian traumatis.
Esai Gabriel Garcia Marquez ini mengungkapkan, dengan kejenakaan khas Gabo, pergulatan dalam proses menulis karya sastra. Ia mengutip, antara lain, Mario Vargas Llosa, Jose Luis Borges, dan William Faulkner.
Jabrohim Lahir di Bantul, 25 Desember 1952. Dosen Negeri Dipekerjakan (Dpk) pada Universitas Ahmad Dahlan sejak Maret 1980 ini pada Maret 1997 telah mengusulkan kenaikan jabatan akademik sebanyak…
Daruz Armedian Lahir di Tuban, 28 November 1995. Pernah Kuliah Filsafat UIN Sunan Kalijaga dan bergiat di Lesehan Sastra Kutub Yogyakarta, Kampus Fiksi, dan Kelas Menulis Balai Bahasa…
Salah satu ciri cerpen yang membedakannya dengan bentuk prosa lain adalah jumlah katanya.