Dongeng Anonim : Asal-Usul Angpao
September 17, 2026 · Anonim
Sukusastra-Pada zaman dahulu kala, ada seekor makhluk raksasa misterius yang bernama Cong. Makhluk besar ini memiliki kebiasaan menakutkan pada setiap malam tahun baru. Ia suka menyelinap ke kamar anak-anak dan mengelus dahi mereka yang sedang tertidur.
Anak yang dahinya dielus oleh Cong seketika akan menjadi kehilangan ingatan. Hal ini tentu saja membuat seluruh orang tua di desa menjadi sangat cemas. Mereka selalu terjaga sepanjang malam demi melindungi buah hati mereka dari bahaya.
Di sebuah desa, hiduplah sepasang suami istri yang sudah sangat tua. Mereka baru saja dikaruniai seorang anak laki-laki yang sangat tampan. Mereka sangat menyayangi anak tunggal mereka itu dengan sepenuh hati.
Saat malam tahun baru tiba, kedua orang tua ini bersiap untuk berjaga. Sang ayah mengajak anaknya bermain dengan lembaran kertas merah yang berisi uang. Anak itu merasa sangat senang dan terus bermain sepanjang malam tanpa henti.
Meskipun malam semakin larut, anak itu tetap memiliki energi yang sangat banyak. Kedua orang tuanya yang merasa sangat lelah akhirnya tidak sengaja tertidur pulas. Anak itu pun akhirnya ikut tertidur dengan kertas merah di samping bantalnya.
Sesaat setelah mereka terlelap, makhluk raksasa Cong tiba-tiba datang mendekati ranjang. Makhluk itu mulai mengulurkan tangannya yang besar untuk membelai dahi sang anak. Beruntung, sang ibu mendadak terbangun karena merasakan ada sesuatu yang aneh.
Sang ibu berteriak kaget saat melihat tangan Cong sudah sangat dekat. Namun, sebuah keajaiban yang sangat luar biasa tiba-tiba terjadi di dalam kamar. Kertas merah di samping bantal anak itu memancarkan cahaya emas yang sangat berkilau.
Cahaya terang itu seketika membuat mata makhluk raksasa Cong menjadi sangat silau. Cong berteriak kesakitan lalu langsung melarikan diri dengan sangat cepat. Keluarga kecil itu akhirnya berhasil selamat dari ancaman makhluk jahat tersebut.
Keesokan harinya, sang ayah menceritakan kejadian ajaib itu kepada seluruh tetangga. Berita tentang kertas merah pengusir Cong langsung tersebar luas ke berbagai daerah. Sejak saat itu, masyarakat mulai meniru cara ajaib untuk melindungi anak-anak mereka.
Setiap malam tahun baru, mereka meletakkan kertas merah berisi uang di samping bantal. Tradisi memberi uang dalam kertas merah ini kemudian dikenal dengan nama angpao. Budaya ini bermakna bahwa orang tua ingin melindungi anak-anak dari marabahaya.
Kasih sayang orang tua kepada anak-anaknya tidak akan pernah ada batasnya. Kita harus selalu menghormati dan menyayangi orang tua yang telah menjaga kita dengan tulus. Tradisi yang baik juga mengajarkan kita untuk selalu berbagi kebahagiaan dan doa keselamatan kepada sesama manusia di sekitar kita.