“Falas atau Faisal?” Aduh, salah menulis nama karakter rasanya sungguh dungu buatku. Masa karakter utama di cerpen sendiri sampai lupa.
Warta Suku Sastra
Menyajikan kabar terbaru seputar sastra, seni, kebudayaan, informasi kompetisi, serta agenda komunitas sastra tanah air.
“Falas atau Faisal?” Aduh, salah menulis nama karakter rasanya sungguh dungu buatku. Masa karakter utama di cerpen sendiri sampai lupa.
Ada Kritik Estetik, ada Kritik Sosial. Seharusnya, keduanya itu digabung. Kita nggak bisa menganggap sastra sebagai cermin belaka tanpa mempertimbangkan realita sosial, seperti bagaimana pengombinasiannya, dan lain-lain.
Eksperimen adalah etos kerja di bidang seni. Pada hakikatnya penulis terus melakukan eksplorasi pada tiap proses kreatifnya dan belum terbebani persoalan label eksperimental.
Jumat, 6 September 2024 Dari tempat duduknya, ia memandangi satu demi satu belasan—atau mungkin lebih tepatnya likuran—homo fabulans yang duduk di hadapannya, dan bertanya-tanya: apakah mereka telah cukup…
Penerbit Bintang Semesta Media (BSM) menyelenggarakan Seminar Literasi Nasional dengan tema “Kolaborasi Akademisi dan Penerbit Buku dalam Menggerakkan Publikasi Buku di Indonesia” di Gedung Perpustakaan dan Arsip Universitas…
Calon peserta Lokakarya Penulisan Kritik Sastra dan Laboratorium Penulisan Prosa Fiksi Eksperimental yang diselenggarakan oleh Suku Sastra bisa mengisi formulir pendaftaran melalui tautan berikut. https://l1nk.dev/LokakaryaSukuSastra
Rumah Sastra Evi Idawati mengajarkan penciptaan puisi melalui pelatihan intensif. Pesertanya pelajar dan mahasiswa dengan rentang usia antara 17 dan 21 tahun.
Pokoknya aku punya banyak cerita tentang Sarkem. Dan yang pasti nama Sarkem dan UNY hampir selalu menyertai biodata singkatku ketika tulisanku dimuat di koran-koran.
Perlawanan terhadap penyebaran buku bajakan terus-menerus disuarakan. Namun, hal ini tidak bisa dilakukan dengan sinergi dari berbagai pihak.