Bagaimana jika pastu itu hanyalah tameng untuk menutupi kesalahan besar lain yang diperbuatnya?
Profil Tokoh & Penulis
Lahir di Lombok, 12 Maret 1990. Saat ini tinggal di Yogyakarta. Menyelesaikan S1 Pendidikan Fisika di Universitas Hamzanwadi dan S2 Ilmu Sastra di UGM. Ia suka membaca buku-buku filsafat, novel, lari, dan nonton film. Komentar-komentarnya mengenai ragam hal bisa ditemukan di medium @Hadi Muhamad.