Lewati ke konten

Profil Tokoh & Penulis

Dwi Rahariyoso

Dwi Rahariyoso, lahir di Ponorogo, Jawa Timur, 5 September 1981. Beberapa puisinya pernah termuat dalam antologi bersama dan beberapa media cetak lokal dan daring. Alumnus prodi Sastra Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Yogyakarta dan S2 Ilmu Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Beberapa puisinya pernah diterbitkan terbatas dalam bentuk stensilan dengan judul “Di Sebuah Lukisan Tentang Masa Depan” tahun 2016, yang bekerjasama dengan Flock Project dan dikurasi oleh Arif Furqan. Saat ini berdomisili di Jambi.

Dwi Rahariyoso, lahir di Ponorogo, Jawa Timur, 5 September 1981. Beberapa puisinya pernah termuat dalam antologi bersama dan beberapa media cetak lokal dan daring. Alumnus prodi Sastra Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Yogyakarta dan S2 Ilmu Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Beberapa puisinya pernah diterbitkan terbatas dalam bentuk stensilan dengan judul “Di Sebuah Lukisan Tentang Masa Depan” tahun 2016, yang bekerjasama dengan Flock Project dan dikurasi oleh Arif Furqan. Saat ini berdomisili di Jambi.

Karya oleh Dwi Rahariyoso

"Komposisi Sepi" (Acrylic on Canvas, 50 x 75 cm) warna dingin - Madno, 2020
Puisi · Dwi Rahariyoso
March 7, 2025

Kedaton

angin menyisakan makara di gerbang tanpa nama. seorang Mpu bertapa, di sudut relief. seperti aksara. seperti siapa saja.

"Interdependence" (Acrylic on Canvas) - Madno, 2020
Puisi · Dwi Rahariyoso
March 7, 2025

Umpak

ketika seseorang berbisik,  “pamursitanira mpu kusuma” dari abad-abad yang jauh antara Jawa  dan Swarnadwipa

"Gerutu" (Acrylic on Canvas 40 x 60 cm) - Madno, 2020
Puisi · Dwi Rahariyoso
March 7, 2025

Menyiapkan Tidur

bukan doa yang diucapkan agar malam tak lekas padam dari peraduan melainkan segala kenangan yang memenangkan seluruh pertarungan

"Ambivalensi" (Acrylic on Canvas) - Madno, 2021
Puisi · Dwi Rahariyoso
March 7, 2025

Pohon Durian di Depan Candi Kedaton

gema dupa digantikan azan sebatang durian bergeming,  makara yang hilang seperti karma masa silam yang harus ditebus ribuan mantra

Puisi · Dwi Rahariyoso
October 22, 2023

Puisi-Puisi Dwi Rahariyoso

Ke sebuah hilir yang keruh, gemuruh Batang Merangin berpiuh dengan batu-batu lalu jatuh dalam sepucuk embun.

Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.