Kaki telanjangku menginjak sesuatu. Tangan terulur ke lantai, heran melihat burung kertas di jepitan ibu jari dan telunjuk. Aku nyalakan lampu kemudian melangkah perlahan menyusuri tangga, melewati burung-burung kertas di undakannya. Aku merinding. Suasana sepi dan ruang bawah yang hanya diterangi sinar dari atas terasa menyeramkan.
Profil Tokoh & Penulis
Daisy Rahmi
kelahiran Manado. Cerpennya dimuat di berbagai media massa. Kini tinggal di Jakarta. Telah menerbitkan beberapa kumpulan cerpen, di antaranya: Kepak Sayap Merpati (Alinea Publishing, 2022), Dunia Alika (IWP Media Publishing, 2025). Beberapa cerpennya juga masuk dalam antologi bersama, di antaranya: Musim Bahagia (Gigih Mandiri Pustaka, 2022), Yang Tak Diketahui (Alinea Publishing, 2022), Kembalinya Imam Surau (Phoinex Publisher, 2022).
kelahiran Manado. Cerpennya dimuat di berbagai media massa. Kini tinggal di Jakarta. Telah menerbitkan beberapa kumpulan cerpen, di antaranya: Kepak Sayap Merpati (Alinea Publishing, 2022), Dunia Alika (IWP Media Publishing, 2025). Beberapa cerpennya juga masuk dalam antologi bersama, di antaranya: Musim Bahagia (Gigih Mandiri Pustaka, 2022), Yang Tak Diketahui (Alinea Publishing, 2022), Kembalinya Imam Surau (Phoinex Publisher, 2022).