Yang di bawah jembatan menyeru-nyeru, menyepak pikiranku dari lamunan yang keras kepala. “Oei… tahan… jangan lompat! Jangan bunuh diri!” Kemudian kata-kata lain menyusul, kurang jelas terdengar.…
Kategori
Rubrik “Sastra” berisi tulisan yang terkait dengan sastra, baik kreatif maupun nonkreatif.
Yang di bawah jembatan menyeru-nyeru, menyepak pikiranku dari lamunan yang keras kepala. “Oei… tahan… jangan lompat! Jangan bunuh diri!” Kemudian kata-kata lain menyusul, kurang jelas terdengar.…
Kedai Kopi (Mohamad Nursaid Rohmatulloh) Kamu duduk di depan pria yang di tangan kirinya menjepit sebatang rokok. Rokoknya ia hisap lalu dihembuskan ke samping kanan tubuhnya. Namun…
Mungkin, hanya tiga atau empat halte pertemanan terbesar buat saya. Salah empatnya adalah dia yang ada dalam tulisan ini. Beberapa kali ia mengganti nama mengikuti kegelisahan kreatifnya. Datang…
Christian Matthias Theodor Mommsen (lahir 30 November 1817 – meninggal 1 November 1903 pada umur 85 tahun) adalah sarjana klasik, politikus, dan sejarawan Jerman. Karyanya pada sejarah…
Kadiroen yang baru saja menjabat Mantri Polisi berhasil mengungkap kasus hilangnya ayam dan kerbau dan menangkap pelakunya yang ternyata adalah garangan. Kesuksesan pertamanya itu membuat Kadiroen diangkat menjadi…
Sully Prudhomme (1839-1907) Pemenang Nobel Sastra 1901 Rene Francois Armand Prudhomme adalah putra pemilik toko di Prancis. Ia bercita-cita menjadi insinyur, tapi sebuah penyakit mata mengakhiri pelatihannya di…
Ayah Mariamin, Sutan Baringin adalah orang kaya dan terpandang. Tetapi perputaran roda nasib membalikkanya menjadi miskin dan harus tinggal di gubuk kecil pinggir sungai. Sementara kekasih Mariamin…