Kulihat lengkuk tubuhmu rawa-rawa Cekung matamu sawah-sawah hijau Rambutmu pohon-pohon bakau yang rontok satu persatu
Arsip
Author: Novita Sari
Lewat tanganmu Berlusin anak manusia lahir Tanpa dokter Tanpa rumah sakit Hanya minuman, air rebusan, dan mantra
Aku bilang jangan pergi Besok aku akan menemanimu dalam dekap angin paling sepoi Sebab kulihat hari-hari penuh keraguan tidak membuatmu takut
Tapi di mana lagi akan didapat Rusa, kancil, kijang, serta ikan-ikan Sedang rimba ini semakin sesak Dikejar sawit dan pembangunan
Jambi yang mendiami kepalaku; Baliho warna-warni, selokan dan comberan hitam Sungai menggeliat berwarna cokelat Hingga aroma getah dari mobil bak terbuka