Keduanya menghindar dari pilu yang berlarian dan sesak tanpa bentuk, tak berkesudahan. Mata-mata mereka memata-matai sekitar. Mereka ingin sekali mengingat sesuatu, tetapi yang ada hanya gelap. Ini hitam, merah, bau, dan basah. Hanya kebekuan malam yang mereka rasa dan keberisikan tikus tanah yang rumahnya rusak dihujam gemuntur sampai lebur.
Arsip