Katalog Terbitan Suku Sastra
Tuan dari San Francisco – Ivan Bunin
Ivan Alekseyevich Bunin adalah sastrawan Rusia pertama yang dianugerahi Nobel Sastra, yaitu pada 1933. Entah mengapa “raksasa” sastra Rusia dan dunia ini “kalah bersinar” dari raksasa-raksasa Rusia lainnya. Pembaca Indonesia tentu lebih akrab dengan Tolstoy, Chekhov, Dostoyevsky, dan Gorky.
Padahal, ada alasan kuat untuk penganugerahan itu: Ivan Bunin dianggap melanjutkan tradisi Rusia klasik dalam penulisan prosa dengan kepekaan artistik yang istimewa. Prosanya memang seperti karya seni yang rapi, jernih, dan transparan sekaligus mendalam—seorang kritikus menyebut style-nya itu sebagai “brokat”.
Memang Ivan Bunin menghendaki efek “brokat” yang transparan itu. Ini diakuinya dalam pengantar novel pertamanya, Di Desa. Dalam novel yang edisi Indonesianya juga diterbitkan oleh Yayasan Komunitas Sastra Suku Sastra itu, ia berniat “melukiskan watak Rusia tanpa riasan apa pun, jiwa Rusia dengan kerumitan dan kedalamannya, yang terang sekaligus gelap, walaupun hampir selalu bersifat tragis”.
Kumpulan cerita pendek Tuan dari San Francisco ini juga memperlihatkan efek “brokat” itu. Ivan Bunin sangat jernih dan mesra dalam menarasikan alam maupun manusia. Samar-samar terasa pula nada religius: ia memulai cerita pertama dalam buku ini dengan sebuah kutipan dari Kitab Wahyu.
Selamat menikmati karya sastrawan Nobel ini.