Pengambilan posisi Navis di tengah-tengah pergolakan adat dan religiositas tersebut merupakan jalan radikal. Meski demikian, momentum tersebut berubah saat humanisme dibahasakan sebagai simbolik baru yang melingkupi diri Navis.
Topik
Pengambilan posisi Navis di tengah-tengah pergolakan adat dan religiositas tersebut merupakan jalan radikal. Meski demikian, momentum tersebut berubah saat humanisme dibahasakan sebagai simbolik baru yang melingkupi diri Navis.
Membuka Jendela Sejarah: Intertekstualitas dalam Puisi Komang Ira Puspitaningsih Disampaikan Chris Woodrich Pengantar Suatu karya sastra, apa pun itu, tidak layak dibaca secara terlepas dari kehidupan…