Lewati ke konten

Profil Tokoh & Penulis

Syukur Budiardjo

Penulis dan Pensiunan Guru ASN di DKI Jakarta. Alumnus Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Jurusan Bahasa Indonesia IKIP Jakarta. Menulis artikel, cerpen, dan puisi di media cetak, media daring, dan media sosial. Kontributor sejumlah antologi puisi. Menulis buku kumpulan puisi “Mik Kita Mira Zaini dan Lisa yang Menunggu Lelaki Datang” (2018), “Demi Waktu” (2019), “Beda Pahlawan dan Koruptor” (2019), buku kumpulan esai “Enak Zamanku, To!” (2019), dan buku “nonfiksi Strategi Menulis Artikel Ilmiah Populer di Bidang Pendidikan Sebagai Pengembangan Profesi Guru” (2018). Akun Facebook, Instagram, dan Youtube menggunakan nama Sukur Budiharjo. Email budiharjosukur@gmail.com.Tinggal di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16913.

Penulis dan Pensiunan Guru ASN di DKI Jakarta. Alumnus Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Jurusan Bahasa Indonesia IKIP Jakarta. Menulis artikel, cerpen, dan puisi di media cetak, media daring, dan media sosial. Kontributor sejumlah antologi puisi. Menulis buku kumpulan puisi “Mik Kita Mira Zaini dan Lisa yang Menunggu Lelaki Datang” (2018), “Demi Waktu” (2019), “Beda Pahlawan dan Koruptor” (2019), buku kumpulan esai “Enak Zamanku, To!” (2019), dan buku “nonfiksi Strategi Menulis Artikel Ilmiah Populer di Bidang Pendidikan Sebagai Pengembangan Profesi Guru” (2018). Akun Facebook, Instagram, dan Youtube menggunakan nama Sukur Budiharjo. Email budiharjosukur@gmail.com.Tinggal di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16913.

Karya oleh Syukur Budiardjo

Puisi · Syukur Budiardjo
December 13, 2021

Senandung Pucuk Merah | Puisi-Puisi Syukur Budiardjo

SENANDUNG PUCUK MERAH   Air hujan deras menyapa Daun pucuk merah. Tangannya Memeluk rahmat-Nya. Ketika Kelam menyergapnya Air mata menetes Di rona merah. Pipinya Ketika Rain and Tears…

Puisi · Syukur Budiardjo
November 17, 2021

Puisi-Puisi Mbeling Syukur Budiardjo

KISAH PARA PENJUAL OBAT ANTI CORONA Tersebutlah di dalam berita di televisi dan media sosial YouTube, para penjual obat anti corona. Konon mereka telah menemukannya. Padahal, para ahli…

Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.