Kinasih berdiri menatap bayang rimbun pohon mangga di halaman rumah yang berangsur gelap. Terdengar suara tarkim dari jauh bersaut suara adzan. Satu demi satu cahaya timbul. Tetapi, halaman rumahnya masih remang. Ia pikir sudah terlambat untuk keluar menyalakan sentir. Bukan tanpa sebab ia begitu khawatir. Melainkan, jabang bayi dalam perutnya menjadi pertaruhan.
Profil Tokoh & Penulis
Sapta Arif
Mengampu mata kuliah Apresiasi Prosa di STKIP PGRI Ponorogo. Peserta Residensi Literatutur Gresik yang diselenggarakan oleh Yayasan Gang Sebelah bekerja sama dengan Kemendikbud RI. Kenali lebih hangat melalui Instagram: @saptaarif.
Mengampu mata kuliah Apresiasi Prosa di STKIP PGRI Ponorogo. Peserta Residensi Literatutur Gresik yang diselenggarakan oleh Yayasan Gang Sebelah bekerja sama dengan Kemendikbud RI. Kenali lebih hangat melalui Instagram: @saptaarif.