Lewati ke konten

Profil Tokoh & Penulis

Gilang Mahadika

Meraih gelar magister dalam bidang Antropologi. Minat penelitiannya berfokus pada ekologi politik, studi lingkungan, dan pembangunan. Pada tahun 2021, saat menempuh studi magister, ia terpilih sebagai salah satu peserta Asian Graduate Student Forum (AGSF) yang diselenggarakan oleh Asia Research Institute, National University of Singapore. Pada tahun 2022, ia juga menjadi peneliti tamu dalam proyek BiPoN (Beyond the Domesticated and Wild Divide) di University of Cologne, Jerman. Saat ini, ia tengah memfokuskan penelitiannya pada komunitas lokal (Dayak Benuaq dan transmigran Jawa) di Kalimantan Tengah dan Timur, terkait cara hidup mereka di tengah ekspansi besar-besaran perkebunan monokultur. Pada tahun 2024, ia meraih penghargaan disertasi magister dari Association of Southeast Asian Studies (ASEAS), Inggris.

Meraih gelar magister dalam bidang Antropologi. Minat penelitiannya berfokus pada ekologi politik, studi lingkungan, dan pembangunan. Pada tahun 2021, saat menempuh studi magister, ia terpilih sebagai salah satu peserta Asian Graduate Student Forum (AGSF) yang diselenggarakan oleh Asia Research Institute, National University of Singapore. Pada tahun 2022, ia juga menjadi peneliti tamu dalam proyek BiPoN (Beyond the Domesticated and Wild Divide) di University of Cologne, Jerman. Saat ini, ia tengah memfokuskan penelitiannya pada komunitas lokal (Dayak Benuaq dan transmigran Jawa) di Kalimantan Tengah dan Timur, terkait cara hidup mereka di tengah ekspansi besar-besaran perkebunan monokultur. Pada tahun 2024, ia meraih penghargaan disertasi magister dari Association of Southeast Asian Studies (ASEAS), Inggris.

Karya oleh Gilang Mahadika

Buku ยท Gilang Mahadika
April 30, 2026

Belajar Etnografi Batak dari Puisi Lapangan

Tradisi antropologi sendiri sebenarnya memiliki ruang untuk pendekatan seperti ini, yang dikenal dengan istilah field poetry atau puisi lapangan. Pendekatan ini muncul dari dua jalur utama: pertama, dari para antropolog yang juga merupakan penyair dan mengekspresikan pengamatannya dalam bentuk puisi; kedua, dari peneliti yang ingin menyampaikan pengalaman lapangannya secara lebih puitis dan imajinatif. Salah satu tokoh penting dalam pendekatan ini adalah Toni Flores.

Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.