Tradisi antropologi sendiri sebenarnya memiliki ruang untuk pendekatan seperti ini, yang dikenal dengan istilah field poetry atau puisi lapangan. Pendekatan ini muncul dari dua jalur utama: pertama, dari para antropolog yang juga merupakan penyair dan mengekspresikan pengamatannya dalam bentuk puisi; kedua, dari peneliti yang ingin menyampaikan pengalaman lapangannya secara lebih puitis dan imajinatif. Salah satu tokoh penting dalam pendekatan ini adalah Toni Flores.