Lewati ke konten

Profil Tokoh & Penulis

Agus Sanjaya

Lahir di Batuputih, Sumenep, Madura, 17 Mei 2002. Sekarang masih tercatat sebagai santri aktif pondok pesantren Nurul Muchlishin Pakondang, Rubaru, Sumenep, Madura. puisi-puisinya tersiar di berbagai media seperti Radar Madura, Cakra Bangsa, Harian Sib, Bangka Pos, Jurnal Kopi, Takanta id, Tajdid id, Litera Id, Nolesa Id, Puisi Alit, Puisi Pedia, dan antologi puisinya antara lain; Rumah Sebuah Buku (2020) Hidup Itu Puisi(2020) Subuh Terakhir(2020) Seruling Sunyi Untuk Mama(2020) Sumpah Pemuda (2021) Merapal Jejak(2021) Goresan Kenangan(2021).

Lahir di Batuputih, Sumenep, Madura, 17 Mei 2002. Sekarang masih tercatat sebagai santri aktif pondok pesantren Nurul Muchlishin Pakondang, Rubaru, Sumenep, Madura. puisi-puisinya tersiar di berbagai media seperti Radar Madura, Cakra Bangsa, Harian Sib, Bangka Pos, Jurnal Kopi, Takanta id, Tajdid id, Litera Id, Nolesa Id, Puisi Alit, Puisi Pedia, dan antologi puisinya antara lain; Rumah Sebuah Buku (2020) Hidup Itu Puisi(2020) Subuh Terakhir(2020) Seruling Sunyi Untuk Mama(2020) Sumpah Pemuda (2021) Merapal Jejak(2021) Goresan Kenangan(2021).

Karya oleh Agus Sanjaya

Puisi ยท Agus Sanjaya
November 17, 2021

Puisi-Puisi Agus Sanjaya

Buta Angkara   Aku meraung pada angin malam, hujan menambah pedihnya hati ini. Siksaan ini terasa membunuhku perlahan. Aku seolah kura-kura sakti yang memikul beratnya puncak Mahameru di…

Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.