Lewati ke konten

Arsip

Author: Maharani Khan Jade

Dari Redaksi · Maharani Khan Jade
April 26, 2019

Cerpen Nur Pratama M | GADIS DAN ORANG ASING

Gadis itu berlari mengejar kereta yang semakin menjauh. Dia melambaikan tangan pada lelaki di dalam kereta, seseorang yang baru dikenalnya. Menyadari kereta terlalu jauh meninggalkannya, dia berhenti sambil…

Dari Redaksi · Maharani Khan Jade
April 26, 2019

Bincang-Bincang Sastra Edisi 163 | Perempuan dan Sastra

  Studio Pertunjukan Sastra bekerja sama dengan Balai Bahasa Yogyakarta menggelar acara Bincang-Bincang Sastra edisi ke 163 mengusung tajuk Perempuan dan Sastra. Acara ini akan diselengarakan Sabtu, 27…

Esai · Maharani Khan Jade
April 9, 2019

MENULIS ADALAH RELATIF | Nur Pratama M

Sudut pandang saya terhadap menulis nampaknya dipengaruhi oleh Pramoedya Ananta Toer, sastrawan yang pernah dituduh sebagai PKI sehingga dipenjara dan diasingkan ke Pulau Buru tanpa pengadilan sama sekali…

Cerpen · Maharani Khan Jade
April 9, 2019

Kopi Kekasih | Cerpen M Nanzilul Achsan

Krincing-krincing, lonceng mungil di bagian atas pintu Nabila’s Cafe berbunyi. Pukul 11 malam. Semakin malam kafe itu tampak semakin ramai oleh pelanggan yang kebanyakan adalah remaja, muda-mudi. Di…

Dari Redaksi · Maharani Khan Jade
February 3, 2019

ANTHERA menjadi rumah pertama bagi RUBAH DI SELATAN

      Yogyakarta, 3 Februari 2019 – Rubah di Selatan, di tahun keempat perjalanan Rubah di Selatan, band yang berasal dari Yogyakarta ini pada akhirnya resmi merilis…

Puisi · Maharani Khan Jade
February 3, 2019

Malammu Malamku | Puisi Nuur Fattah Haq Barru

Guratan Lengkung Senja   Garis senja, memotong cakrawala Riuh jangkrik mengkritik pekik Lembayung mengayun Awan putih tertatih-tatih   Langit biru berganti jingga Pipimu merah merona Tersipu malu, kucuri…

Dari Redaksi · Maharani Khan Jade
December 15, 2018

Dada yang Patah | Puisi-Puisi Novy Noorhayati Syahfida

Dada Yang Patah   Tiga puluh hari sudah kutanam doa-doa setinggi ombak seluas samudra sejauh mata mengingat segala kenang yang tertinggal hanyalah baying-bayang yang alpa meneguhkan nyala menara…

Mau kirim karya? Yuk baca ketentuan redaksi.